Laporan Kerja Praktek Lapangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat

Laporan Kerja Praktek Lapangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat

  

LAPORAN KERJA PRAKTEK LAPANGAN DINAS

PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

PROVINSI JAWA BARAT

Diajukan Sebagai Bukti Telah Melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL)

  

Oleh :

TUMPAL M SILALAHI

41810110

  

PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI KONSENTRASI HUMAS

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

2013

  

DAFTAR ISI

Halaman

LEMBAR PENGESAHAN ………………………………………………………………………. i

KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………………. ii

DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………………….. vi

DAFTAR TABEL ……………………………………………………………………………….. viii

DAFTAR GAMBAR ………………………………………………………………………………. ix

DAFTAR LAMPIRAN ……………………………………………………………………………. x

  BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sejarah Disparbud Jabar …………………………………………….. 4 1.1.1. Visi Dan Misi Disparbud Jabar ……………………………………………… 6 1.1.2. Tujuan Disparbud Jabar ………………………………………………………… 7 1.1.3. Sasaran kepariwisataan Disparbud Provinsi Jawa Barat …………….. 8 1.2. Sejarah Divisi Tempat PKL Humas Disparbud Jabar …………………………… 8 1.2.1. Aspek Sumber daya manusia disparbud jabar …………………………… 8 1.2.2. Aspek Manajemen Humas Disparbud jabar …………………………….. 14

  1.2.3 Aspek Sarana Dan Prasarana Disparbud Jabar ………………………… 14 1.3. Struktur Organisasi Disparbud Jabar ……………………………………………….. 15

  1.3.1 Bagan struktur organisasi ……………………………………………………… 27 1.4. Sarana Dan Prasarana Humas Disparbud Jabar …………………………………. 28 1.5.

  Lokasi Dan Waktu PKL (Praktek Kerja Lapangan ……………………………… 29

  BAB II PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

  2.1. KEGIATAN RUTIN ………………………………………………………………………. 30

  2.1.1. Apel Pagi ……………………………………………………………………………… 30

  2.1.2. Analisis Kliping Data ……………………………………………………………. 31

  2.1.3. Media Relations ………………………………………………………………….. 31

  2.1.4. Membantu Pengetikan Dokumen ……………………………………………. 32

  2.2. KEGIATAN KHUSUS ( INSIDENTAL ) …………………………………………. 32

  2.2.1.Tentara Kostrad Latihan Musik Angklung ……………………………….. 32

  2.2.2.Disparbud Jabar Gelar Halal Bi Halal ……………………………………… 33

  2.2.3.Analisis Kegiatan Praktek Kerja Lapangan ………………………………. 33

  BAB III PENUTUP

  3.1. Kesimpulan ………………………………………………………………………………….. 37

  3.2. Saran …………………………………………………………………………………………… 37

  

DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………………………. 38

LAMPIRAN ……………………………………………………………………………………………. 39

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ………………………………………………………………… 46

KATA PENGANTAR

  Segala puji, hormat dan syukur penulis panjatkan hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang mana atas segala berkat dan anugerah-Nya yang telah memberikan kekuatan, kesehatan, keyakinan dan jalan serta kesabaran bagi penulis dalam menyelesaikan penyusunan laporan praktek kerja lapang (PKL) ini. Adapun pembuatan laporan praktek kerja lapangan (PKL) ini diajukan untuk memenuhi Mata Kuliah Praktek Kerja Lapang (PKL) sebagai salah satu syarat kelulusan. Dan diajukan sebagai bukti telah melaksanakan praktek kerja lapang di Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat

  Penulis sangat menyadari bahwa adanya peran berharga dari orang-orang hebat disisi penulis yang bersedia membagi hidupnya bersama-sama merasakan apa yang penulis alami, hadapi dan rasakan. Dengan segala kerendahan hati, penulis ucapkan terimakasih sedalam-dalamnya kepada orangtua tercinta Ayah

  

Bonar Silalahi S.pd dan Ibu Netty Irawati Saragih,S.pd atas segala cinta kasih

  dan sayang yang mewarnai kehidupan penulis dan yang selalu setia mendukung penulis, memberikan kekuatan moril dan memenuhi kebutuhan material penulis.

  Penulis sadari sepenuhnya bahwa tanpa adanya dukungan, dorongan dan bimbingan serta bantuan dari beberapa pihak dalam proses penyusunan laporan praktek kerja lapang (PKL) ini, penulis tidaklah mampu untuk menyelesaikan laporan praktek kerja lapang (PKL) ini dengan baik. Untuk itu pada kesempatan ini dengan segala ketulusan dan kerendahan hati penulis ingin menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat :

  1. Bapak Prof. Dr. Samugyo Ibnu Redjo, Drs., M.A selaku Dekan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Komputer Indonesia ( UNIKOM ), yang telah memberikan pengesahan pada laporan PKL ini.

  2. Bapak Drs. Manap Solihat M. Si selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Komputer Indonesia, yang telah memberikan nasihat, saran, motivasi serta izin untuk penulis melaksanakan praktek kerja lapangan DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN PROVINSI JAWA BARAT .

  3. Ibu Melly Maulin P. S.Sos, M.Si selaku Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Komputer Indonesia, yang telah memberikan nasihat, saran, motivasi untuk penulis melaksanakan praktek kerja lapangan di Dinas Pariwisata dan kebudayaan Jawa barat 4. Ibu Melly Maulin P. S.sos, M.si selaku Dosen Wali IK-3 2010 yang telah banyak memberikan nasihat, semangat dan arahan kepada penulis selama menempuh studi di UNIKOM.

  5. Ibu Rismawaty,S.Sos, M.Siselaku Dosen Pembimbing yang telah memberikan arahan sebelum dan sesudah penulis melaksanakan Praktek Kerja Lapang (PKL).

  6. Seluruh Bapak/Ibu Dosen tetap dan Bapak/Ibu Dosen Luar Biasa

  Program Studi Ilmu Komunikasi dan Public Relations Unikom, yang

  telah memberikan dukungan, pikiran, tenaga, saran, dan waktu serta pengajaran yang baik selama penulis mengikuti perkuliahan.

  7. Ibu Astri Ikawati., A.Md., Kom., selaku sekertariat Program studi Ilmu Komunikasi dan Public Relations FISIP UNIKOM, yang telah membantu kelancaran administrasi untuk pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan.

  8. Drs. NUNUNG SOBARI, MM selaku Pembina utama muda, IV/c yang

  telah memberikan izin kepada penulis untuk melaksanakan praktek kerja lapangan di Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat

  9. Ibu Ayu , Ibu Shanty selaku pembimbing praktek kerja lapangan Dinas Pariwisata Dan kebudayaan provinsi jawa barat yang telah menerima penulis untuk melaksanakan praktek kerja lapangan dan memberikan pelajaran , pengetahuan yang sangat banyak di Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan provinsi Jawa barat 10. Seluruh Staff Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat yang telah membantu dalam memberikan pengalaman kepada penulis ketika melaksanakan PKL.

  11. Teman-teman seperjuangan Melvhin , Berry, Tiar, Lani, Dewi,

  Goegah, Achan, Aeb, Fazar, Budi, Yogi, Sigit, Onyu , Danu , Ayu, Manda, Disti, Evry,bang nico , bang Philip , Poris, try , arlen , robin , Gama, Boby , Arkan , Rifqi , Dicky , Bunda Nung , Ayah Yanto , kang Ega , Ouke , Bunda Ina , Ayah Tedy , Disa ,IK-3 2010, IK – HUMAS 3, Mahasiswa Fikom Unikom 2007- 2012, dll yang tidak dapat

  disebutkan satu persatu, terima kasih untuk motivasi dan kebersamaan kalian.

12. Semua pihak, yang telah membantu yang tidak bisa disebutkan satu per satu, terima kasih atas doa dan dukungannya.

  Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan balasan yang berlimpah bagi orang-orang yang telah membantu penulis dengan segala kesabaran dan keikhlasannya.

  Akhirnya kata untuk kesempurnaan laporan ini, penulis mengharapkan koreksi dan saran dari pembaca serta menerima masukan dan kritik tersebut dengan hati terbuka, sehingga di masa yang akan datang laporan ini dapat menjadi bahan yang lebih baik, lebih menarik dan lebih bermanfaat lagi. Amin

  Bandung, Desember 2013 Penulis

  Tumpal M Silalahi NIM: 41810110

DAFTAR PUSTAKA

  Effendy, ononguchiana. 2002. Hubungan Masyarakat – Suatu Studi Komunikologis. Bandung : Remaja Rosdakarya

  Sendjaya. S .Djuarsa. 1994. Teori Komunikasi .Jakarta . : Universitas Terbuka.

  Soemirat. Soleh dan Elvinaro Ardianto. 2004. Dasar – Dasar Public Relations . Bandung : RemajaRosdakarya

  Lain – Lain :

  Internet searching N BukuPanduan PKL :

  

  Fungsi dan Rincian Tugas Unit Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat

  Kegiatan Job Tranning Humas R.Soraya Dewi Pramita ,Ilmu komunikasi 2008 Uuniversitas Padjadjaran

BAB I PENDAHULUAN Kebudayaan dan pariwisata merupakan dua hal yang tidak terlepas dari

  kehidupan manusia. Jawa barat sebagai salah yang memiliki keragaman budaya dan potensi alam yang indah,tentunya dapat menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang tidak kalah menarik dengan daerah – daerah lainnya di tanah air. Nilai-nilai budaya dan berbagai tempat wisata yang ada di jawa barat memiliki ke unikan dan daya tarik sendiri bagi para wisatawan domestik, terutama wisatawan mancanegara.

  Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu

  

buddhayah,yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan

  sebagai hal

  • – hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Kebudayaan sangat erat dengan hubungan masyarakat.Maka dapat disimpulkan bahwa kebudayaan itu merupakan sistem pengetahuan yang meliputi sistem ide atau
  • >– gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda

  • – benda yang diciptakan manusia sebagai makhluk yang berbudaya,berupa perilaku dan b>– benda yang bersifat nyata, misalnya pola – pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain
  • – lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan masyarakat.

Masyarakat Jawa Barat dikenal dengan budayanya yang penuh kesantunan dan keramahan.Namun saat ini nilai

  • – nilai budaya didalam masyarakat sudah semakin memudar, dan bisa benar
  • – benar hilang jika tidak adanya kesadaran dari pewaris budaya itu sendiri untuk melestarikan budayanya.Disamping itu, pengapdosian budaya luar sedikit banyaknya telah mempengaruhi eksistensi n
  • – nilai budaya tradisional.Padahal, keunikan dan keragaman budaya serta potensi wisata yang ada di jawa barat dapat mendatangkan keuntungan bagi masyarakat disekitarnya.Tentunya, jika kebudayaan dan pariwisata tersebut mendapatkan perhatian dan dikelolah secara maksimal.Disinilah peran Dinas Pariwisata Dan kebudayaan Jawa Barat di butuhkan untuk menciptakan Jawa Barat sebagai daerah budaya dan daerah tujuan wisata andalan, seperti tercantum dalam visi disparbud jabar.

  Dalam upaya membangun citra dan mempromosikan Jawa Barat sebagai daerah budaya dan daerah tujuan wisata kepada masyarakat luas, tentunya peran Humas (public relations )sangat diperlukan. Seperti yang diketahui bahwa salah satu fungsi PR adalah image buildingatau membangun citra dan mempersuasi publik dalam melalui strategi maupun program – program yang dijalankannya.

  Public relations atau Humas merupakan salah satu metode komunikasi untuk menciptakan citra positif dari mitra organisasi atas dasar menghormati kepentingan bersama (Ardianto dan Soemirat, 2004:112). Sedangkan citra adalah bagaimana pihak lain memandang sebuah lembaga, seseorang atau suatu aktivitas.

  Dalam hal ini Humas Disparbud Jabar perlu mengangkat citra lembaga yang membawahinya dan melalui program

  • – programnya, mengangkat citra Jawa Barat dimata publik.

  Mengingat Disparbud Jabar sebagai salah satu dinaspemerintahan yang bergerak di bidang pariwisata dan kebudayaan, tentunya disparbud jabar memiliki beberapa program kegiatan yang dapat merealisasikan visi dan misinya dalam meningkatkan potensi pariwisata dan budaya di jawa barat. Berdasarkan uraian diatas, penulis merasa tertarik untuk melakukan kegiatan praktek kerja lapangan pada sub bagian umum ( Pelaksana Kehumasan ) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, sesuai dengan bidang kajiannya yaitu Public relations.

  Praktek kerja lapangan merupakan aplikasi atau praktek dan pelaksanaan dari teori

  • – teori yang di pelajari diperkuliahan secara faktual dimana pada kegiatan ini, penulis akan memperoleh hal yang dapat dijadikan suatu pengalaman kerja ( simulasi kerja) sebelum menjalani kegiatan atau aktifitas kerja yang sebenarnya serta penulis juga dapat mengaplikasikan ilmu yang di terima dari hasil praktek kerja lapangan tersebut. Disamping itu juga kegiatan ini dapat melatih penulis agar tidak kaku untuk terjun langsung dalam dunia kerja nantinya, sehingga mudah untuk beradaptasi dalam suatu tim kerja.

  Melalui kegiatan praktek kerja lapangan ini, penulis dapat berperan serta langsung terhadap setiap kegiatan yang ada pada Sub Bagian Umum ( pelaksana Kehumasan ) Dinas pariwisata dan Kebudayaan provinsi Jawa barat, dalam melaksanakan program kerja kehumasannya.sehingga penulis mengetahui bagaimana sesungguhnya peran dan kedudukan Humas dalam satu lembaga.

1.1 Latar Belakang Sejarah Dan Perkembangan Disparbud Jabar

  Dinas Kepariwisataan Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat (Disparbud Jabar ), merupakan salah satu lembaga pemerintahan yang bergerak dalam bidang pelestarian serta pemberdayaan dan pariwisata yang ada di provinsi jawa barat.Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat terbentuk pada tahun 2001, Saat ini berlokasi di jalan L.L.R.E Martadinata No.209 Bandung (dahulu di kenal jalan riau ). Pada awalnya Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat ini merupakan gabungan dari empat Instansi Pusat dan Instansi Provinsi, beserta tiga UPT yaitu Taman Budaya Jawa Barat, Museum Negeri Sri Baduga Serta Anjungan Jawa Barat Taman Mini Indonesia Indah ( TMII ). Sedangkan empat instansi tersebut adalah :

  1 Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Tingkat I, Jawa Barat.

  2 Kantor Wilayah Pariwisata dan Seni Budaya Provinsi Jawa Barat, Bidang Kebudayaan dan Jarahnitra (sejarah dan nilai

  • – nilai tradisional)

  3 Departemen Pendidikan nasional Provinsi Jawa Barat.

  4 Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Bidang pembinaan Kesenian Daerah.

  Mengacu pada keputusan pemerintah mengenai Otonomi Daerah (OTDA), maka dibentuklah Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Jawa Barat berdasarkan peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 15 tahun 2000 tentang Dinas Daerah Provinsi Jawa Barat dan Keputusan Gubernur jawa Barat Nomor 52 tahun 2001 tentang tugas pokok, Fungsi dan Rincian Tugas Unit Dinas pariwisata dan kebudayaan provinsi Jawa barat.

  Menyatakan bahwa kedudukan Dinas pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat adalah dinas unit kerja pariwisata dan kebudayaan provinsi Jawa Barat yang berada dibawah dan bertanggung jawab alangsung kepada Gubernur Jawa Barat.Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan daerah Provinsi Jawa Barat dipimpin oleh kepala dinas.

  Menurut keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 52 tahun 2001, Unit Pelayanan teknis Dinas adalah unit pelayanan teknis dinas pada dinas pariwisata dan kebudayaan provinsi jawa barat yang melaksanakan tugas operasional dinas tertentu di lapangan yang selanjutnya disebut UPTD. Saat ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa

  Barat memiliki lima balai yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), masing

  • – masing di pimpin oleh seorang Kepala Balai. Kepala balai yaitu : 1.

  Balai pengembangan Kemitraan dan Pelatihan Tenaga Kerja Kepariwisataan yang berlokasi di jalan L.L.R.E. Martadinata No.8 bandung.

  2. Balai pengolahan Anjungan jawa Barat di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

  3. Balai Pengolahan Taman Budata (dago Tea House ) yang berlokasi di jalan Bukit Dago Selatan no.53 bandung.

  4. Balai Pengelolaan Kepurbakalaan Sejarah dan Nilai – Nilai Tradisional yang berlokasi di jalan pariwisata No. 1-7, Bandung.

5. Balai pengelolaan Museum Negeri Sri Baduga yan berlokasi di jalan BKR No, 185, Bandung.

  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat memiliki tiga jurus strategis dalam upaya pemulyaan seni dan budaya Jawa Barat, yaitu “Guar akarna, Pelak sikina, piara tangkalna. Sangkan kapetik hasilna, ka ala buahna“. Dimana dalam upaya pemulyaan seni dan budaya Jawa Barat, Akar dari seni dan budaya tersebut perlu di teliti dan di pelajari sedemikian rupa, sehingga dapat di tanamkan pada masyarakat jawa barat. Dengan demikian, seni dan budaya yang ada di jawa barat dapat terpelihara, masyarakat pun demikian,seni dan budaya yang ada di jawa barat dapat terpelihara,masyarakat pun dapat merasakan manfaat dari seni dan budaya tersebut.

  Hingga saat ini jumlah karyawan dinas pariwisata dan kebudayaan provinsi jawa barat mencapai 301 orang, termasuk didalamnya jabatan fungsional.

  Jabatan fungsional adalah jabatan teknis yang didasarkan pada keahlian dan atau keterampilan tidak tercantum dalam struktur organisasi Dinas, namun sangat diperlukan dalam melaksanakan tugas pokok dinas. Jumlah hingga april 2013.Terdebut belum termasuk pegawai honorer dan tenaga kerja kontrak (TKK)

1.1.1 Visi Dan Misi Disparbud Jabar Visi Disparbud Jabar :

  Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat adalah dinas pariwisata dan kebudayaan sebagai penggerak terwujudnya jawa barat sebagai daerah budaya dan tujuan wisata andalan.

  Misi Disparbud Jabar : 1.

  Pembinaan,pelestarian dan pengembangan asset budaya yang mendukung upaya pembangunan pariwisata jawa barat.

  2. Mengefektifkan kebudayaan sebagai asset daerah yang mendukung kepada pengembangan usaha dan jasa pariwisata.

  3. Mempromosikan kepariwisataan Jawa barat.

  4. Meningkatkan sumber daya manusia pariwisata dan kebudayaan.

  5. Memuliakan nilai – nilai budaya yang terkandung dalam aspek kepurbakalaan , kesejarahan dan nilai

  • – nilai tradisional Jawa Barat.

1.1.2 Tujuan disparbud Jabar : 1.

  Meningkatkan citra Jawa Barat sebagai daerah budaya dan tujuan wisata.

  2. Meningkatkan peranan seni dan budaya daerah jawa barat untuk kepariwisataan.

  3. Meningkatkan kualitas dan terselenggaranya standardisasi pelayanan wisata

  4. Meningkatkan peran serta subsector pariwisata sebagai andalan untuk menunjang perekonomian daerah dan kinerja promosi yang efektif.

  5. Menjadikan sumber daya manusia pariwisata sebagai yang berbudaya , tangguh dan profesional untuk mendukung industry pariwisata.

  6. Meningkatkan kerjasama antara lembaga,peran lintas sektoral dalam aksesibilitas jaringan pariwisata regional.

  7. Meningkatkan hasil penelitian dan pengembangan kebudayaan dan kepariwisataan.

1.1.3. Sasaran Kepariwisataan Disparbud Jabar : 1.

  Meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

  3. Meningkatkan pengeluaran wisatawan.

  4. Penyerapan tenaga kerja di sector usaha jasa pariwisata 5.

  Meningkatkan penghasilan masyarakat.

  6. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  7. Meningkatkan IPM ( indeks pembangunan Manusia ) 8.

  Meningkatkan investasi.

  2. Meningkatkan lama tinggal wisatawan.

1.2 Sejarah Divisi Disparbud Jabar

Tabel 1.1 Rekapitulasi Jumlah Pegawai Disparbud Jabar

  SEKRETARIAT DISPARBUD

  1. Kepala Dinas 1 orang

  2. Bagian Tata Usaha a.

  Kabag TU : 1orang b. Kasubbag : 3 orang c. Staff : 44 orang 49 orang

  1.2.1 `Aspek Sumber Daya Manusia Disparbud Jabar

  Berdasarkan struktur organisasi yang ada pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat,Humas tidak berdiri sendiri Melembaga tapi merupakan unis organisasi dari sub bagian umum. Jadi, Humas berada di bawah pimpinan kepala Sub bagian umum,yang membawahi 3 orang staff. d.

  Jafung arsiparis : 1 orang

  4. Balai pengelolaan kepurbakalaan a.

  Sumber : Data sub bagian kepegawaian per April 2013

  JUMLAH 301 orang

  2. Unit Pelaksana teknis (UPT) 172 orang

  1. Sekretariat Disparbud 129 orang

  172 orang

  JUMLAH

  Jafung pamong budaya : 25 orang 54 orang

  Kepala seksi : 4 orang c. Staff : 24 orang d.

  Kepala balai : 1 orang b.

  5. Balai pengelolaan museum a.

  Kepala balai : 1orang b. Kepala sekso : 4 orang c. Staff : 24 orang d. Jafung pamong budaya : 1 orang 31 orang

  3. Balai pengolahan taman budaya 41 orang

  3. Subdin bina program 20 orang

  2. Balai pengolahan anjungan jawa barat 20 orang

  1. Balai Pengembangan Kemitraan 26 orang

  UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT)

  129 orang

  JUMLAH

  4 Orang

  8. Sekretariat unit korpri

  7. Subdin kesenian 15 orang

  6. Subdin kebudayaan 15 orang

  5. Subdin bina kepariwisataan 14 orang

  4. Subdin bina promosi 13 orang

JUMLAH PEGAWAI KESELURUHAN

ANA JUMLAH

  2. Bagian tata usaha – – 1 – 3 –

  4. Subdin bina promosi – – 1 – 2 –

  20

  16

  3. Subdin bina program – – 1 – 3 –

  49

  45

  1

  13

  

1 – – – – – –

  Kepala Dinas

  IV A B A B A B 1.

  

ESELON

PELAKS-Tabel 1.2 Komposisi Jumlah Pegawai menurut Tingkat Pendidikan No Unit Kerja

  5. Subdin bina

  10

  • – – 1 – 2 –
  • – – 1 –
  • – – – 3 –
  • – – – 3 –
  • – – – 4 –
  • – – – 4 –
  • – – – 4 –

  33 2 253 301

  

1

  11

  54 Jumlah 1 –

  49

  museum

  13. Balai pengelolaan

  20

  31

  26

  kepurbakalaan dan sejarah mitra

  12. Balai pengelolaan

  41

  36

  taman budaya

  11. Balai pengelolaan

  anjungan jabar TMII

  16

  1

  11

  14

  6. Subdin kebudayaan – – 1 – 2 –

  10

  13

  7. Subdin kesenian – –

  12

  kepariwisataan

  15 8.

  Sekretariat Unit korpri

  1 2 –

  4 9. balai pengembangan

  kemitraan dan pelatihan tenaga kepariwisataan

  22

  26 10. balai pengelolaan

  

1

2 – Tabel 1.3 Komposisi Jumlah Pegawai Menurut Tingkat Pendidikan

  

No Unit Kerja PENDIDIKAN Jumlah

S3 S2 S1 D3 SLA SLP SD

  1

  1

  7

  • – – – – – Kepala Dinas

  1 2 – Bagian tata usaha

  3

  9

  4

  23

  1

  3

  49

  3

  2

  11

  2

  4

  1

  • – – Subdin bina program

  20 Subdin bina promosi

  4

  2

  6

  1

  4 – – 13 –

  5

  • Subdin bina

  2

  8 1 – 3 –

  14

  kepariwisataan

  6 Subdin kebudayaan

  10 – – – – –

  13

  7

  2

  7

  1

  3

  • – – – Subdin kesenian

  15 8 – Sekretariat Unit korpri – – – –

  4

  5

  4 9 balai pengembangan 8 – 2 –

  1

  2

  26

  kemitraan dan pelatihan tenaga kepariwisataan

  • 10 balai pengelolaan

  3 1 –

  13

  5 20 –

  anjungan jabar TMII

  11 Balai pengelolaan 1 –

  12

  4

  11

  4

  2

  41

  taman budaya

  12 Balai pengelolaan

  1

  10

  1

  18

  1

  2

  31

  kepurbakalaan dan sejarah mitra Balai pengelolaan

  13

  1 14 –

  1

  16

  3 54 –

  museum

  Jumlah 1 17 100 17 135

  14 17 301

Tabel 1.4 Komposisi Jumlah Pegawai Menurut Golongan

  Jenis Kelamin Jumlah No Unit Kerja Laki -laki perempuan

  1 Kepala Dinas

  1

  1 Bagian tata usaha

  2

  32

  17

  49

  3 Subdin bina program

  14

  6

  20

  4 Subdin bina promosi

  8

  5

  13

  5 Subdin bina

  7

  7

  14

  kepariwisataan

  6 Subdin kebudayaan

  7

  8

  15

  7 Subdin kesenian

  6

  7

  13

  8 Sekretariat Unit korpri

  3

  1

  4

  balai pengembangan

  9

  14

  12

  26

  kemitraan dan pelatihan tenaga kepariwisataan

  10 balai pengelolaan

  17

  3

  20

  anjungan jabar TMII

  11 Balai pengelolaan

  26

  15

  41

  taman budaya

  12 Balai pengelolaan

  19

  12

  31

  kepurbakalaan dan sejarah mitra

  13 Balai pengelolaan

  34

  20

  54

  museum

  Jumlah 191 110 301

  Sumber : Data sub bagian kepegawaian per April 2013

Tabel 1.5 Komposisi Jumlah Pegawai Menurut Golongan

  12 Golongan II/A 27 orang

  3 Kadarisman Staff Humas

  2 Dedi supriyatna Pemangku Jabatan

  1 Drs. Sajidin Aries Kasubag. Umum

  No Nama Jabatan

Tabel 1.6 Aspek Sumber Daya Manusia Pelaksana kehumasan

  Sumber : Data Sub Bagian Kepegawaian Per April 2013

  16 Golongan I/A 5 orang Jumlah 301 orang

  15 Golongan I/B –

  14 Golongan I/C 5 orang

  13 Golongan I/D 1 orang

  11 Golongan II/B 4 orang

  No Golongan Ruang Jumlah

  10 Golongan II /C 13 orang

  9 Golongan II /D 25 orang

  8 Golongan III / A 32 orang

  7 Golongan III / B 82 orang

  6 Golongan III/ C 40 orang

  5 Golongan III / D 50 orang

  4 Golongan IV / A 11 orang

  3 Golongan IV / B 5 orang

  2 Golongan IV / C 1 orang

  1 Golongan IV/D –

  4 Ryan G.sudrajat Staff Honorer

1.2.2 Aspek Manajemen Humas Disparbud Jabar

  Pelaksana kehumasan bertugas untuk melaksanakan kegiatan mencatat, menyalin, menghimpun, dan melayani informasi yang berkaitan dengan kehumasan dinas.berikut adalah rincian tugasnya : 1.

  Mempelajari pedoman dan petunjuk yang berkaitan dengan kegiatan kehumasan

  2. Menyusun konsep informasi dan pemberitaan yang berkaitan dengan kegiatan kehumasan dinas.

  3. Menghimpun dan menyusun kliping berita dan meneruskan kepada atasan.

  4. Menyusun dan mempersiapkan acara kegiatan humas.

  5. Memberikan layanan informasi kepada dinas pariwisata dan kebudayaan kepada pers atau pihak

  • –pihak yang membutuhkan dengan seizin atasan.

  6. Menyusun dan mengatur acara kegiatan kepala dinas 7.

  Menyusun konsep bahan publikasi budaya dan pariwisata melalui media massa,majalah,brosur,dan selebaran.

  8. Menyusun bahan konsultasi dan hubungan kerja kepada insane pers.

  9. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas nya kepada atasan.

  10. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya sesuai dengan arahan atasan.

1.2.3. Aspek Sarana dan Prasarana Humas Disparbud Jabar

  Pelaksana kehumasan memiliki ruangan kantor tersendiri yang terpisah,namun masih berada di lingkungan kantor Disparbud Jabar.Tepatnya berada di bagian sayap kanan gedung perkantoran Disparbud Jabar.Sarana dan

  • 1 ruang tamu dan 1 ruang kerja
  • 2 set kursi tamu
  • 1 buah meja tamu
  • 1 buah rak Koran – 4 buah meja kerja
  • 5 buah kursi di ruang kerja
  • 1 unit telepon
  • 1 set computer
  • 1 unit mesin ketik
  • 1 unit kamera
  • 1 unit handycam
  • 1 unit lemari tempat penyimpanan alat makan
  • 2 buah lemari tempat penyimpanan berkas-berkas kantor
  • 1 buah dispenser dan gallon air

1.3 Struktur Organisasi Disparbud Jabar

  Kepala Dinas : Drs. NUNUNGSOBARI ,MM Kepala Bagian Tata Usaha : Dra.Hj.AnyDiahSumirat,M.SI Kasubag Kepegawaian : Dra. Hj . Amie CH. Umaran Kasubag keuangan : Drs. H . Rohana,M.M Kasubag Umum : Drs. Sajidin Aries Kasubag Bina Program : Drs. H .jaenuddin Kasi Data & Informasi : Dra. Ruti Riyasanti

  Kasi Penyusunan Program : A. Taufik I, SE, M.Si Kasi Evaluasi & Pelaporan : Drs. Agus Saputra Kasubdin Kesenian : Drs. Wawan Irawan Kasi Pengembangan Kreativitas : Iwan gunawan, S . Sn Kelembagaan & Sumber Daya : Drs. Suryaman Kasubdin Bina Kepariwisataan : Drs. Edy Kusnadi Kasi Sumber Daya : Dra. Siti Farida, M.SI Kasi Kelembagaan Pariwisataan : Drs. Agah Nugraha D.

  Kasubdin Kebudayaan : Dra.Wiana Sundari Kasi Pengembangan Budaya Daerah : Drs.Edy Sunarto Kasi Sejarah & Nilai Tradisional : Drs.Nunung Ruliah Kasubdin Bina Promosi : Dedi Haryadi.SH Kasi Promosi Kepariwisataan : Dra.siti Tohariah Kasi Promosi Seni & Budaya : Drs. Budi SetiaBudhi Kepala Balai Pengembangan Kemitraan : Drs.Subekti Kepala Tata Usaha : Drs.hadi Hayadi Kepala Seksi Pelatihan : Indra zatnika R, SH Kepala Seksi Kemitraan Usaha : Luki wuryani D,SH Kepala Balai Peng. Anjungan Jabar : Drs.Nunung Sobari Kasubag Tata Usaha : Dra.Ine Hermina Kepala Seksi Pameran : Drs.Suhendi Kepala Seksi Pagelaran : Jaja Saputra Drajat, S.Sn Kepala Balai Peng. Anjungan Jabar : Drs.Nunung Sobari

  Kasubag Tata Usaha : Dra.Ine hermine Kepala Seksi Pameran : Drs.Suhendi Kepala Seksi Pagelaran : Jaja Saputra drajat, S.Sn Kepala Balai Peng. Taman Budaya : Dr.Ikke Dewi Sartika Kasubag Tata Usaha : Dra.Rina Rohana Kepala Seksi Pemanfaatan : Dra.romlah Kepala Seksi Pengembangan : Dra.Siti Hapitun Kepala Seksi pengolahan : Drs.Dodo A. sofyan Kepala Balai Peng. Jarahnitra : Drs.Prahmaputra, M.M Kasubag Tata Usaha : Drs.H. wahyu sudrajat Kepala Seksi Pemugaran : Dra.Nymas Risnartati Kepala Seksi pemeliharaan : Drs. Khusnadi adi wijaya Kepala Seksi Perlindungan : Dra. Erni Nurti Ningsih Kepala Balai Peng. Museum Sri Baduga : Wawan Ridwan,SE,M.M Kasubag Tata Usaha : Liya Amalia,SH Kepala Seksi pemasaran : Dra.rochmaniah Kepala Seksi Pengembangan : Dudi Hariyadi,SE Kepala Seksi Perlindungan : Dra.Nita Julianita A.

   Kepala Dinas

  Tugas Pokok : memimpin, mengkordinasikan dan mengendalikan tugas pokok dinas.

  Fungsi :

  • Penetapan kebijakan operasional dinas
  • Pengkoordinasian dan pengendalaian tugas dekonsentrasi dan pembantuan di bidang kepariwisataan dan kebudayaan
  • Pembinaan peran sera masyarakat dan kemitraan pengembangan kebudayaan dan pariwisata
  • Penyampaian saran dan pertimbangan kepada gubernur dalam rangka pengendalian keputusan bidang di kebudayaan dan pariwisata.
  • Pelaksanaan tugas lai sesuai dengan pelimpahan dari gubernur.

  B. Wakil Kepala Dinas

  Tugas pokok : mengkoordinasikan perencanaan dan program , pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan serta tugas lain yang dilimpahkan oleh kepala dinas. Fungsi :

  • Pengkoordinasian dan pengendalian kegiatan internal dinas – Pembinaan administrasi kegiatan dinas dan UPTD.
  • Pelaksanaan tugas operasional Lain sesuai dengan pelimpahan kepala dinas.

  C. Bagian Tata Usaha

  Tugas Pokok : melaksanakan pengolahan administrasi kepegawaian, kelembagaan dan ketatalaksanaan serta pendokumentasian peraturan perundang-undang.

  Fungsi :

  • Pengurusan kepegawaian
  • Pengelolahan urusan keuangan – Pengurus rumah tangga, perlengkapan, surat menyurat dan kearsipan.

  D. Sub Bagian Kepegawaian

  ugas Pokok : melaksanakan Pengolahan Administrasi kepegawaian, kelembagaan dan ketatalaksanaan serta pendokumentasian peraturan perundang-undangan. Fungsi :

  • Penyiapan bahan penyusunan dan rencana kebutuhan, pegadaan, pengembangan disiplin dan penyelenggaraan kesejahteraaan.
  • Pelaksanaan teknis administrasi kepegawaian.
  • Penyiapan bahan rancangan peraturan perundang-undangan dan rancangan ketatalaksanaan.

  E. Sub Bagian Keuangan

  Tugas Pokok : melaksanakan pengolahan administrasi keuangan Fungsi :

  • Penyiapan bahan penyusunan dan rencana anggaran pendapatan dan belanja rutin daerah – Pelaksanaan teknis administrasi keuangan.

  F. Sub Bagian Umum

  Tugas Pokok : melaksanakan pengolahan rumah tangga, perlengkapan dan umum serta perpustakan dan kearsipan.

  Fungsi :

  • Pelaksanaan urusan surat menyurat , penggandaan,kearsipan,dan administrasi perjalanan dinas – Pelaksanaan rumah tangga dan perlengkapan dinas.
  • Pengolahan perpustakaan dinas dan hubungan masyarakat.

  G. Sub Dinas Bina Program

  Tugas Pokok : menyelenggarakan penyusunan rencana strategis di bidang kebudayaan dan pariwisata,penyusunan program kerja dinas yang meliputi program pembangunan pariwisata dan kebudayaan,dan rencana strategis akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (AKIP ) dibidang pariwisata dan kebudayaan. Fungsi :

  • Penyusunan bahan pedoman teknis pengumpulan data dan penyebaran informasi.
  • Penyusunan bahan teknis pembuatan pelaporan dan evaluasi.

  H. Seksi Data dan Informasi

  Tugas Pokok : melaksanakan pengumpulan dan pengolahan data serta penyajian informasi di bidang pariwisata dan kebudayaan.

  Fungsi : – Pengumpulan data dan informasi.

  • Penyusunan dan pemutakhiran data dan informasi I.

   Seksi Penyusunan Program Tugas Pokok : melaksanakan penyusunan program kerja dinas.

  Fungsi :

  • Pengumpulan dan pengolahan data di bidang program kerja kebudayaan dan pariwisata.
  • Penyiapan data pedoman teknis penyusunan program kerja dinas J.

   Seksi Evaluasi Dan Pelaporan

  Tugas Pokok : melaksanakan penyusunan bahan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program kerja dinas.

  Fungsi :

  • Pengumpulan dan pengolahan data untuk pelaksanaan evaluasi dan pelaporan
  • Penyiapan bahan pembinaan teknis untuk evaluasi dan pelaporan K.

   Sub Dinas Kesenian

  Tugas Pokok : melestarikan kesenian dan mengembangkan program kelembagaan dan sumber daya.

  Fungsi :

  • Penyusunan rencana program pengembangan kreativitas, kelembagaan, dan sumber daya – Pendokumentasian kesenian.
  • Pendataan seniman, organisasi kesenian,sanggar seni dan impresariat.
  • Penataan kemitraan dalam mengembangkan aktivitas,kreativitas,dan seni.

  L. Seksi Pengembangan Kreativitas

  Tugas pokok : menyusun dan melaksanakan program pengambangan kreativitas.

  Fungsi : – Penyusunan rencana dan program pengembangan kreativitas.

  • Penyelengaraan lomba, pasanggiri,dan festival.
  • Penyiapan pagelaran.
  • Pelaksanaan seminar, sarasehan, dan penyebaran informasi seni.
  • Pembuatan peta seni.
  • Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kreativitas.

  M. Seksi Kelembagaan Dan Sumber Daya

  Tugas Pokok : Merencanakan dan melaksanakan Kegiatan pengembangan kelembagaan dan sumber daya kesenian Fungsi :

  • Penyusunan rencan program pengembangan kelembagaan dan sumber daya.
  • Peningkatan kerja sama dengan instansi, organisasi kesenian.
  • Pendataan seniman dan organisasi kesenian – Penataan kemitraan dalam mengembangkan aktivitas.
  • Penyusunan standarisasi organisasi, seni, dan pelatih kesenian.

  N. Sub Dinas Kebudayaan

  Tugas Pokok : membina dan mengurus kegiatan pemuseuman, kepurbakalaan, peninggalan nasional, kesejarahan dan nilai tradisional.

  Fungsi :

  • Pembinaan program kegiatan pemuseuman,kesejarahan dan nilai tradisional.
  • Pembinaan tenaga permuseuman, kesejarahan dan nilai tradisional, kepurbakalaan dan peninggalan nasional.

  O. Seksi Pengembangan Dudaya Daerah

  Tugas Pokok : membina dan mengembangkan permuseuman , kepurbakalaan dan peninggalan nasional.

  Fungsi :

  • Penyusunan rencana dan program kerja seksi pengembangan budaya daerah
  • Pengajuan usulan atau calon penerima penghargaan kebudayaan tingkat nasional
  • Penataan system Informasi kebudayaan – Pelaksanaan kerja sama kebudayaan antar kota/ kabupaten.

  P. Seksi Sejarah Dan Nilai Tradisional

  Tugas Pokok : menginvestasikan dan mendokumentasikan nilai tradisional dalam bahasa sastra Indonesia dan daerah .

  Fungsi :

  • Penyusunan rencana dan program seksi sejarah tradisional
  • Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan penulisan sejarah dan nilai tradisional termasuk budaya spiritual bangsa melalui perekaman, penelitian, penulisan, penanaman dan penyebarluasan informasi
  • Penanaman nilai-nilai sejarah daerah dan nasional serta nilai tradisional.

  Q. Sub Dinas Kepariwisataan

  Tugas Pokok : memberdayakan dan evaluasi sumber daya dan kelembagaan pariwisata.

  Fungsi : – Penyusunan analisis data sumber daya dan kelembagaan pariwisata.

  • Penyusunan bahan pelaksanaan promosi pariwisata
  • Penyusunan bahan pelayanan informasi pariwisata
  • Penyusunan dan pelaksanaan misi seni budaya R.

   Seksi Promosi Kepariwisataan

  Tugas pokok : Menyusun program promosi, analisis,evaluasi dan pelaporan kegiatan promosi pariwisata Fungsi : – Penyiapan bahan pengembangan dan analisis pasar.

  • Penyelenggaran kemitraan dengan industri.
  • Penyelenggaraan pelayanan informasi pariwisata.
  • Penyelenggaran kerjasama dengan mitra kerja dalam penjualan produk wisata.
  • Penyusunan standardisasi promosi dan periklanan.

  S. Seksi Promosi Seni Dan Budaya Tugas Pokok : menyiapkan bahan promosi seni dan budaya.

  Fungsi :

  • Pengumpulan dan pengolahan serta evaluasi data hasil analisis pasar seni dan budaya.
  • Penyiapan bahan pengembangan analisisi pasar seni dan budaya.
  • Penyelenggaran aktivitas seni dan budaya untuk promosi pariwisata.
  • Penyelenggaraan kemitraan dengan unsur seni dan budaya – Pelaksanaan pelayanan informasi seni dan budaya.
  • Pelaksanaan pelayanan informasi seni dan budaya.
  • Penyelenggaraan kerjasama dalam penjualan produk seni budaya.

1.4. Sarana Dan Prasarana Humas Disparbud Jabar

  Pelaksana kehumasan memiliki ruangan kantor tersendiri yang terpisah, namun masih berada di lingkungan kantor Disparbud Jabar.Tepatnya berada di bagian sayap kanan gedung perkantoran Disparbud Jabar.Sarana dan Prasarana yang terdapat didalamnya antara lain :

Sumber

Share