Kisah Kasih Duta Pariwisata, Budaya, dan Sosial Jawa Barat – Analisa

Kisah Kasih Duta Pariwisata, Budaya, dan Sosial Jawa Barat - Analisa
Kisah Kasih Duta Pariwisata, Budaya, dan Sosial Jawa Barat - Analisa

Penulis Indonesiana

Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Analisa
  • Berita Utama
  • Dibaca : 380 kali

    “Di organisasi ini, kita dituntut untuk berkontribusi secara nyata melalui ide dan aksi. Kita wajib memiliki program kerja. Menjadi seorang duta bukanlah hanya sekedar mengenakan selempang dan tampil di atas panggung. Salah satu contohnya adalah saat kita berbagi takjil kepada orang-orang yang akan berbuka di bulan puasa tahun 2018 lalu” Ujar Bella Arista, wanita berusia 22 tahun asal Pangkalpinang, Kepulauan Bangka yang merupakan peraih selempang Cici Jawa Barat 2018. Saat ini ia sedang sibuk menyelesaikan studinya di President University.

    Mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi ini sudah mengikuti beberapa pageant dan meraih penghargaan. Namun menurutnya, Koko Cici Jawa Barat adalah hal yang berbeda. Ia mengakui bahwa banyak sekali manfaat yang ia dapatkan dari organisasi ini.

    Diantaranya adalah nasionalisme dan pengetahuan akan kekayaan budaya di Indonesia yang bertambah, khususnya budaya Tionghoa di daerah Jawa Barat. Kemudian, luasnya relasi dan koneksi, kemampuan public speaking dan cara berpakaian serta cara bersikap yang baik dan benar pun didapatkan dari organisasi ini.

    Lain halnya dengan Koko Owen Marlando, Koko Jawa Barat 2018, yang juga merupakan mahasiswa aktif di President University angkatan 2016 jurusan Business Administration. Ia mengakui bahwa pada awalnya ia tidak percaya diri saat ingin mendaftarkan diri dalam audisi tahun 2018. Namun karena dorongan dari teman-teman, keluarga, serta keinginannya untuk keluar dari zona nyaman, ia pun mencoba dan terbukti bahwa kerja kerasnya membuahkan hasil manis. Menurutnya, kemampuannya berbahasa Inggris yang ia dapatkan selama berkuliah sangat membantunya dalam proses audisi dan karantina Koko Cici Jawa Barat.

    Kemampuan berbahasa asing menjadi poin plus dalam penilalian. Namun tidak menutup kemungkinan bagi siapa saja untuk tergabung dalam organisasi ini. Karena hal utama yang dicari dari generasi penerus Koko Cici Jawa Barat bukanlah penampilan fisik, melainkan ketulusan dan komitmen untuk melestarikan pariwisata, budaya, dan berkontribusi secara nyata untuk memajukan Jawa Barat.

    Koko Cici Jawa Barat adalah organisasi bagi insan muda yang peduli akan keberagaman dan kelestarian budaya Indonesia, khususnya daerah Jawa Barat. Sebagai duta pariwisata, budaya Tionghoa, budaya Jawa Barat, dan duta sosial, Koko Cici Jawa Barat sedang mencari wajah-wajah baru sebagai generasi penerus.

    Pada 10 Maret 2019 mendatang, Pemilihan Koko Cici Jawa Barat 2019 akan diselenggarakan di Kota Bandung. Oleh karena itu, audisi pertama dan kedua telah diselenggarakan pada 16 dan 23 Februari 2019 bertempat di Harris Hotel, Bandung, Jawa Barat. Audisi yang diikuti oleh puluhan muda-mudi Jawa Barat berbakat itu berlangsung dari pukul 10 pagi hingga 3 sore.

    Rangkaian acara pada saat audisi tersebut mencakup: kata sambutan oleh Ketua Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Daerah Jawa Barat dan Ketua Ikatan Koko Cici Jawa Barat, sesi wawancara, dan sesi penutupan. Penjelasan mengenai peran dan manfaat bergabung di Koko Cici Jawa Barat pun disampaikan oleh anggota Koko Cici Jawa Barat 2018 yang hadir.

    Sumber

    Share