Kolaborasi Kementerian Dukung Garut Jadi Contoh Pengembangan Pariwisata

Kolaborasi Kementerian Dukung Garut Jadi Contoh Pengembangan Pariwisata
Kolaborasi Kementerian Dukung Garut Jadi Contoh Pengembangan PariwisataDok Humas Pemprov Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Perhubungan Budi Karya, serta Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR dan Kepala Bekraf Triawan Munaf saat kunjungan kerja ke Kabupaten Garut, Jumat (26/4/19).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi kolaborasi lima kementerian dan lembaga untuk menjadikan Jawa Barat sebagai pusat destinasi pariwisata internasional.

Kabupaten Garut menjadi daerah pertama yang dijadikan percontohan pariwisata yang akan dikembangkan oleh kolaborasi antara Kementerian Keungan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, dan Badan Ekonomi Kreatif.

Menurut Ridwan, potensi wisata Jawa Barat luar biasa tetapi tidak bisa diselesaikan oleh hanya satu dimensi saja.

“Ini sebuah momen langka dan strategis lima kementerian atau lembaga berkolaborasi memajukan Jawa Barat, khususnya Garut yang akan dijadikan percontohan sebagai pariwisata unggulan di Jabar karena punya segala potensi dari gunung, laut, pantai, sawah, lembah air terjun dan kearifan lokalnya,” kata Emil, sapaan akrabnya, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (27/4/2019).

Sebelum meninjau Situ Bagendit, Gubernur mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Perhubungan Budi Karya, serta Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, dan Kepala Bekraf Triawan Munaf untuk meninjau progres reaktivasi jalur kereta api di Stasiun Cibatu.

Rombongan menggunakan kereta api dengan gerbong wisata dari stasiun Bandung ke Stasiun Cibatu, Garut.

Emil telah menganggarkan untuk penataan Situ Bagendit sebesar Rp 30 miliar. Ditambah kucuran dari pemerintah pusat sebesar Rp 100 miliar.

“(Anggaran itu) komitmen dari pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Emil optimistis di akhir tahun 2020 pariwisata Garut akan meningkat signifikan, dari asalnya kelas lokal menjadi kelas internasional.

“Mudah-mudahan di akhir tahun 2020 kita bisa kembali lagi ke sini (Garut) menyaksikan perubahan yang signifikan untuk naik kelas dari kelas lokal jadi kelas internasional. Ini adalah wajah dari komitmen bersama yang harus kita dukung,” tutur Emil.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, kunjungan kerjanya bersama beberapa Menteri ke Garut karena ingin memberikan dampak pembangunan yang nyata dirasakan masyarakat.

“Kunjungan kerja kami adalah kolaborasi sinergi antar Kementerian lembaga dan Pemda karena masalah pembangunan dimensinya multiple,” ujar Sri.

Menurutnya, Kemenhub akan fokus pada revitalisasi jalaur kereta api Bandung-Garut-Cibatu-Cikajang yang ditargetkan rampung akhir tahun ini. Sedangkan Kemenpar ingin mengangkat potensi wisata Garut dan Barekraf akan banyak mengisi dari konten ekonomi kreatif masyarakat.

“Ditunjang dengan visi yang sangat kuat dari Pak Gubernur (Jabar) dalam peningkatan perekonomian masyarakat melalui pariwisata,” tuturnya.

Sumber

Share